Mie Aceh Buzz

Adakah yang suka hunting kuliner baru saat berakhir pekan bersama keluarga? Cobain Mie Aceh Buzz deh, pasti deudeuieun kalau kata orang Sunda mah, alias mau lagi mau lagi hihihihi.

Jadi ceritanya, wiken lalu, saya diajak Yeye untuk mencicipi Mie Aceh Buzz di salah satu gerainya yang berlokasi di area Foodwalk Mega Bekasi. Dan ternyata, banyak juga blogger yang datang, asyik deh kalau kopdar ada sponsornya begitu ya *ups* hihihihi. Jadi dengan senang hati berangkat deh sama Akang Matahari ke Mega Bekasi, tadinya sih mau nonton dulu, tapi berhubung sudah jam 1 ya sudah langsung ke tekape ajah, nggak sabar juga ingin mencicip Mie Aceh yang konon katanya memiliki cita rasa otentik.

Waktu saya datang, sudah ada Yeye (tentu saja :P), Yani, Mia, Ayu, dan Mumut. Tak lama datang Dani yang rupanya tidak mengenali saya (hahahaha :P), lantas Pungki dan Desi yang rupanya sama-sama orang Bekasi hehehe. Beberapa di antara mereka baru kali ini saya kenal, tapi namapun blogger ya, bisa langsung nyambung-nyambung aja ngobrol, meskipun tetep ya, saya sepertinya yang paling pendiam dan pemalu *ngumpet di bawah meja* hihihhi. Semuanya datang bersama pasangan masing-masing dan para krucil, jadi kebayang dong ya ramenya itu meja di depan gerai Mie Aceh Buzz, semoga pengunjung lain yang merasa terganggu diberi hati yang lapang untuk menerima kehebohan tersebut hihihihi.

Santapan yang pertama kami cicip adalah martabaknya, dengan kuah kari yang gurih, enak banget lho ternyata. Biasanya saya tidak terlalu suka makanan setipe kari-karian begitu, tapi kemarin si martabak itu saya habis 3 potong sih hahahaha. Ada juga roti cane dengan topping coklat-keju-susu, saking enaknya, saya bungkus juga buat dimakan di rumah he he. Santapan berikutnya nasi goreng Aceh, ini terpaksa saya skip, karena saya dan AM brunch jam 10 pagi, jadi kalo jam 1 udah makan nasi lagi kok ya gimanaaaa gitu ya, meski pun tetep weeeeh makan Mie Acehnya sampai kandas :P.

Mie Acehnya memang enak, berbeda dengan mie aceh-mie aceh sebelumnya yang pernah saya cicipi. Lain kali sepertinya saya harus coba mie rebusnya nih, penasaraaaan. Rasanya spicy-spicy enak *halah*, lumayan pedes buat lidah saya, padahal saya doyan pedes juga, tapi entah kenapa kepedasan Mie Aceh Buzz terasa berbeda, sampai harus dibantu minum terus dan wajah saya memerah dengan sukses hihihi. Mungkin, rempah-rempah yang otentik khas Aceh belum berkenalan baik dengan lidah saya yang terlampau sunda ini ya :D. Untungnya, tidak lama ada Teh Tarik juga yang manis, jadi bisa menetralisir kepedasan mie goreng.

 Saya sedikit bertanya pada Baskoro, sang pemilik Mie Aceh Buzz yang hari itu juga ikut sibuk menemani kami menikmati hidangan. Dan sejarah dibalik berdirinya Mie Aceh Buzz -menurut saya- sangatlah heroic. Kenapa? Begini ceritanya temans. Sebelumnya, Bas membuka restoran Mie Aceh bersama teman-temannya di Bandung. Tapi karena satu dan lain hal, Bas memilih keluar dan merelakan sejumlah modal yang dia investasikan untuk gerai Mie Aceh tersebut. Kemudian pada suatu hari yang biasa-biasa saja (deuh, mulai lebay qiqiqiqi), salah satu koki di sana yang sudah dikenal baik oleh Bas, meminta pekerjaan pada Bas. Jadilah Bas mendirikan lagi warung Mie Aceh dengan benderanya sendiri demi membantu sang chef yang adalah temannya tadi memiliki pekerjaan. Dan sekarang, Mie Aceh Buzz sudah punya 3 lokasi, selain di Foodwalk Mega Bekasi, ada juga di Bekasi Square dan BCP, berawal dari sekadar membantu teman. Canggih banget kan itu? *mupeng* hehehehe.

Ya sudah begitu saja temans, kalau main-main ke Bekasi, mampirlah ke Mie Aceh Buzz, dijamin halal, enak mengenyangkan, dan masih bisa dikunjungi saat tanggal tua macam begini (nggak mahal maksutnyah ya hihihihi). Dengan konsep open kitchen, kita bisa melihat langsung proses pembuatan setiap pesanan, bahkan mie-nya pun bikin sendiri lho, fresh dibuat setiap harinya. Dan kalau perlu teman, boleh kok ajak-ajak saya makan di sana #eaaa hahahaha.

15 thoughts on “Mie Aceh Buzz

  1. Hai Mak Orin…walaupun kita baru ketemu di dunia kenyataan dan dunia maya…hehehehe….tapi aku udah sok kenal gitu ya kedirimu. Btw bener deh dirimu kemaren tampak pendiam mak….mmmm apa karena aku yang terlalu pecicilan ya,,,,hahahha 🙂

    Like

  2. Hahahahahahahahha. Kemaren itu gw antara yakin gak yakin dan malu gitu riiiiin. You were like a rockstar to me. Ciyuuuus. Jadinya gak mau kepedean dan sok kenal. Iya kalo bener.. kalo salah gimana. Trus kalo galak gimana. Hahahahaha. So fuuuuuuun to finally meeting you in person..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s