Kenapa Jadi Blogger?

Jawabannya adalah: Kenapa tidak?

*halah*

Hihihihihi.

Rupanya tanggal 27 Oktober adalah Hari Blogger Nasional, dan saya merasa terpanggil untuk juga ikut memposting sesuatu di blog yang usianya -ternyata- sudah berusia 4 tahun ini. Postingan pertama Februari 2010 lho, sudah cukup lama saya menjadi blogger rupanya, meskipun sepertinya yaa tetap begini-begini saja ya, jarang menang lomba ngeblog (karena jarang ikutan juga sih :P), jarang ikutan acara-acara blogger (kecuali kopdar-kopdar hore :P), jarang menulis postingan berbayar (ini modus bukan sih? ha ha :P), dan bahkan sekarang sudah jarang sekali blogwalking (ngumpet hihihi :P). Kalau saja Blogger punya undang-undang khusus, mungkin saya sudah masuk daftar hitam dan bisa-bisa terkena sanksi sebagai seorang blogger yang kurang baik *nyengir*.

Tapi…tapi….memangnya apa definisi dari ‘blogger yang baik’ itu? Yang posting tiap hari kah? Yang rajin BW? Yang sangat lihai menulis review produk? Yang eksis di berbagai komunitas blogger? Yang bagaimana? Walaupun sebetulnya labelling dan pengkastaan *halah, istilahnya, Rin! :P* dari definisi semacam itu juga rasanya kok ya tidak penting ya. Blogger ya orang yang punya (dan menulis) di blog. Sudah. Begitu saja. Iya, kan? Setidaknya bagi saya sih begitu ya heuheu.

Setelah saya ingat-ingat kembali, kenapa 4 tahun lalu itu saya akhirnya nekat membuat blog dan lumayan rajin (?) mengisinya, adalah hanya karena saya suka menulis. Iya. Saya ngeblog karena saya suka menulis. Sesederhana itu. Period.

Awalnya, saya hanya menulis untuk saya sendiri. Sampai kemudian seorang sahabat saya (halo Yust Tamaro, where have you been?) yang secara tidak sengaja membaca tulisan-tulisan saya, bertanya pada saya kenapa saya tidak menulis di blog saja? Dari dia juga saya belajar dari nol bagaimana ‘menciptakan’ sebuah blog yang Alhamdulillah masih bertahan hingga detik ini, dan semoga tetap bisa hidup setidaknya selama saya hidup.

Kalau teman-teman membaca halaman profile si ‘Neng Orin tea..’ itu, teman-teman akan sedikit paham bahwa saya cenderung pendiam alias tidak pintar bicara, itulah (mungkin) kenapa saya jadi lebih suka menulis, dan kemudian menulis sudah menjadi semacam kebutuhan bagi saya, meskipun aktivitas itu tidak melulu dalam bentuk ngeblog ya. Intinya sih, saya akan menerima dengan hati lapang jika saya belum memenuhi standard yang berlaku untuk dianggap sebagai seorang blogger, karena saya hanya suka (dan ingin) menulis. Itu saja.

Dan ya, dalam blog ini postingan paling banyak adalah di kategori ‘fiksi’, sepertinya bisa dijadikan semacam indikator ya, kalau niat awal dan tujuan saya ngeblog ini memang melulu soal menulis (fiksi) hehehehe.

Well, selamat Hari Blogger Nasional bagi temans yang merayakannya 🙂

Ditulis khusus untuk memeriahkan Hari Blogger Nasional bersama angingmammiri.org

16 thoughts on “Kenapa Jadi Blogger?

  1. di hari blogger nasional, saya malah hijrah ke blog baru dengan alasan tertentu, padahal udah nyaris 5 tahun pakai blog yang lama, tapi demi meningkatkan pengalaman baru akhirnya memutuskan hijrah. *malah curcol :D*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s