Menjadi Bos di Perusahaan Sendiri

Ih, asyik ya. Ini impian saya lho dari dulu, jadi enterpreneur gitulah, jadi bos di perusahaan yang saya bangun sendiri. Sementara impian saya tetap menjadi impian belaka, berbeda dengan kesepuluh anak muda ini. Mereka benar-benar memiliki start up business dengan omzet hingga bermilyar-milyar per bulannya! *mupeng berat*.

Ini dia nih para enterpreneur muda itu.

 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Mereka adalah kesepuluh finalis Business Start-up Awards Shell LiveWire 2015. Anak-anak muda sederhana yang impiannya tidak saja berhasil menciptakan lapangan kerja baru, tapi juga memberi keuntungan bagi masyarakat sekitar, bahkan ikut berkontribusi terhadap perekonomian bangsa.

Siapa saja sih mereka? Mari saya perkenalkan satu per satu.

1. Abie Abdillah, adalah juara The Most Potential Start-up Business.  Pemilik Studio Hiji ini adalah desainer furniture rotan. Kursi, meja, rak buku, pokoknya furniture dari rotan lah ya, sudah diekspor hingga ke Amerika segala produk-produk dari Hiji ini.

2. Suko Triyono yang akrab dipanggil Sukoy adalah First Runner Up. Ia pemilik usaha Oriflakes. Oriflakes adalah sereal Umbi Garut! eyampun, si akang yang satu ini hebat pisan ih, bisa gitu ya kepikiran membuat minuman sereal berbahan dasar umbi garut, ubi ungu dan gula kelapa. Percaya deh sama saya, sereal ini enak!

3. Aang Permana adalah pengusaha ikan danau air tawar asal Cianjur, bisnisnya adalah penganan yang diberinya nama: Crispy Ikan. Ini juga enaaaak (apa sih yang ga enak buat kamu, Rin? hihihihi). Sebagai pengganti abon, saya dan AM suka sekali menaburkan si crispy ikan ini ke atas nasi putih panas *nom nom nom*

4. The Most Impactful Business, Nina Nuraniyah gadis berkerudung pendiri Greenna. Dia dan teman-temannya mengumpulkan limbah plastik untuk kemudian disulap menjadi dompet, tas, dan kerajinan tangan lain. Dengan konsep re-use, reduce, dan recycle, pantas lah ya Nina didaulat menjadi pebisnis yang paling berdampak baik bagi lingkungan.

Keenam finalis lain pun tak kalah hebat, dan tetap menjadi satu keluarga besar Shell yang membanggakan, membuat kita bisa berpengharapan baik bahwa brand dan produk lokal pun bisa dikenal masyarakat luas.

Donny Orlando, pemilik Delizioso Coffee, yang fokus pada petani kopi di Medan.
Lukvi Raharasi, pengrajin limbah kayu, bersama Timba dia menyulap kayu-kayu itu menjadi mainan anak dengan kualitas internasional.

Gazan Azka Zhafara, coba saja mencicipi Zananachips, saya jamin tidak bisa berhenti sebelum keripik pisang berbagai rasa itu habis :D.

Akhmad Furqon Rosyadi, bersama seorang temannya menggagas Wheel Cheese, keju mozarella dengan semua bahan asli lokal.

Donny Revangga Adityara, berinovasi dengan Wahana Cat Housing alias kandang kucing dengan desain yang unik, membuat saya yang bukan cat lover pun ingin memelihara kucing.

Gde Wahyu Yoga Dana,  anak muda dari Bali mengubah kelapa dan mangga menjadi manisan kering dengan brand Merubali.

Seperti yang dikatakan Bapak Darwin Silalahi (Presiden Director and Chairman PT Shell Indonesia), bahwa wirausaha sudah terbukti bisnis yang paling bertahan dari berbagai krisis ekonomi dunia. Itulah kenapa Shell LiveWIRE, sebuah program investasi sosial dari Royal Dutch Shell, tetap berjalan di Indonesia sejak 2003.

Jika teman-teman adalah wirausaha muda Indonesia yang berdomisili di Jawa-Bali dan berusia 18-32 tahun, dan sudah menjalankan bisnis dalam rentang waktu 3-24 bulan, bisa lho berkompetisi di ajang Shell LiveWire Business Start-up Awards ini. Tapi sabar, tunggu tahun depan ya ;).

Dan semoga semakin banyak anak muda Indonesia yang bisa menjadi bos di perusahaannya sendiri seperti mereka.

Advertisement

20 thoughts on “Menjadi Bos di Perusahaan Sendiri

  1. Inget obrolan sama anakku yg gede.. ceritanya lagi main sekolah2an, aku minta dia nyebutin cita2 nti gede. Ekspektasi ya biasalah ya anak2 pasti jd dokter or pilot… eh tak disangka2 jawbnya “Caca mau jadi bos ma!”
    *mamanya keselek biji rambutan…
    Jaman mamanya dulu ga kepikiran ya punya cita2 jd bos :D.
    Aamiin ya naak, semoga jadi bos yg amanah.
    (Kok curhat ya..) 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s