Mencari Seprai Baru

Hari ini ceritanya beres-beres rumah, sekalian packing sedikit demi sedikit buat pindahan ke Karawang nanti. Nah, sengaja saya simpan semua seprai di satu kotak sendiri, bersama selimut-handuk-mukena-sarung, biar tidak tercampur dengan baju-baju dan jadi gampang saat dicari.

Dan saya baru ngeh, ternyata seprai yang saya punya itu kebanyakan seumur pernikahan saya lho. Secara ya, banyak bener deh ah yang ngasih kado seprai waktu nikah. Kenapa ya penganten baru mesti dikasih seprai banyak-banyak? hihihihi. Malah ada juga sih seprai yang usianya lebih dari 5 tahun karena sudah dipakai saat saya masih gadis dan pindah kost sana sini. Pantas pun warnanya banyak yang sudah pudar :D.

Jadi saya masukkan di daftar belanjaan bulan depan, bahwa salah satu yang harus dibeli adalah seprai baru. Berbeda dengan hadiah yang memang tidak bisa saya pilih sendiri, seprai yangย  akan saya beli (setidaknya) harus memiliki kriteria sebagai berikut:

  • Kainnya lembut dan adem. Nama pun istirahat setelah beraktifitas seharian ya, tidur itu harus nyaman, jadi begitu bangun badan sudah kembali fit. Meskipun kenyamanan tidur jangan sampai kesiangan bangun jadi telat sholat shubuh lah ya.
  • Bahannya tidak berat. Ini sih biar gampil saya nyucinya :P. Tapi ada kan ya, seprai yang kainnya itu berjenis entah apa yang berat banget, pas kering aja berat apa kabarnya kalau pas basah coba? *horor*.
  • Warna dan motif cerah tapi tidak terlalu gonjreng *halah*. Saya pernah tinggal di asrama yang mewajibkan semua seprai berwarna putih polos! Macam tidur di rumah sakit sajalah itu saya selama 3 tahun hihihi. Jadi saya cenderung menyukai warna cerah dan motif yang ceria, walaupun yang tetap terlihat elegan ya *tsaaah*.
  • Harganya terjangkau. Ini mah harus kudu wajiblah ya buibu, tidak baik bukan berlebih-lebihan dalam segala sesuatu? *tsaaah*. Jadi kalau ada yang murah tapi kualitasnya bagus, kenapa tidak? Betul? ๐Ÿ™‚

Tidak terlalu banyak kan ya persyaratan saya akan sebuah seprai? hehehe.

Bulan lalu saat saya belanja bulanan ke C*rref**r sih saya sempat melihat-lihat seprai bermerkย Shamira yang ini nih.

12109955_164652180547684_4681604135432719401_o

Warna dan motifnya sukaaa, dan bahan kainnya pun pas, lembut dan adem. Harganya? Sepadan lah, toh tidak sampai setahun sekali ya beli seprai, dan karena kualitasnya bagus, pasti awet hingga dipakai bertahun-tahun kan? Jadilah ini mah belanja seprai habis gajian hihihihi.

Ada yang berencana beli seprai juga kah? ๐Ÿ™‚

post Grand Shamira

Advertisement

14 thoughts on “Mencari Seprai Baru

  1. aku sih lebih sering bikin sendiri sepreinya teh, lebih mureeee.. ๐Ÿ˜€ eh mamaku sih yg jahitin.. ๐Ÿ˜€
    aku juga lagi berniat bikin seprei nih, sejak nikah belom ada bikin seprei baru, masih stok seprei dari kado pernikahan.. :)))

    Like

  2. Saya.. Saya.. Saya mau beli seprai baru karena saya suka seprai. Hihihi… Padahal seprai yg ada juga masih layak pakai sih tapi kepengin aja beli yang baru. Suka dengan katun jepang. Lembuut.

    Like

  3. haha,samaa ye ternyata hampir semua penganten dpt kado sprei dan alat rutang yeah..
    sprei2 kami juga dr jaman kadoan nikah dan beberapa masih belum tersentuh di lemari stock sprei karena ya itu..dikasihin mamer dan ipar2..scra mereka jualan spreii,tiap kiriman dateng salah satunya ya sprei… toss ah…
    bdw,warna sprei di post bagusss,adem matanyah saya iniii negokin ginian..

    Like

  4. Pingback: Umroh Gratis Bersama Grand Shamira | Rindrianie's Blog

  5. Pingback: Demi Tidur yang Berkualitas | Rindrianie's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s