#FFRabu – Senandung Pagi

Buruuuung kakaaaaak tuaaaaa

Pagi bahkan belum benar-benar datang, tapi senandung menjemukan itu sudah mulai terdengar. Kenapa Si Kakek selalu bangun pagi-pagi begini sih?

Hinggaaaaap di jeeeendelaaaa

Duh. Aku menggeleng-gelengkan kepala, mencoba mengusir suaranya yang menyedihkan dari telinga. Apakah lelaki itu tidak pernah tahu, kalau suaranya lebih merdu saat dia diam?

Neneeeeek sudaaaah tuaaaaa

Aku menghela napas dalam-dalam, keinginanku untuk tertdur kembali sepertinya musnah sudah. Pasrah sajalah.

Giginyaaa tinggaaal duaaaa

Seperti biasa, dia tertawa saat lagu konyol itu selesai.

“Untung liriknya bukan Kakek ya,” katanya lagi sambil terkekeh senang. “Nih, sarapan kamu, Bejo,” katanya seraya memberiku bulir-bulir jagung yang menggugah selera.

***

Note : 100 kata, untuk tantangan menulis #FFRabu di @MondayFF

10 thoughts on “#FFRabu – Senandung Pagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s