Inovasi Dapur Philips untuk Ramadhan

Besok puasaaaa, horeeeey. Saya bahagia sekali lho bisa bertemu kembali dengan Ramadhan, saking bahagianya, saya sengaja menyempatkan diri menulis postingan ini sepulang tarawih hihihihi.

Walaupun tidak bisa dipungkiri, bagi emak-emak semacam saya, bulan puasa pun memiliki keribetannya sendiri. Salah satunya adalah kebingungan memilih menu berbuka dan sahur. Kenapa bingung segala? Ya karena berbeda dari hari biasa, harus diperhatikan juga nutrisi makanannya agar tetap sehat selama berpuasa kan :). Belum lagi soal waktu memasak. Hidangan berbuka disiapkan saat tubuh masih lapar-haus-lemes, sahur kurang lebih samalah ya, masih mengantuk pun :P.

Nah, hari Senin lalu saya cukup beruntung bisa hadir di acara yang diselenggarakan Philips. Bersama chef Yuda Bustara, Inovasi Dapur Philips kali ini sangat mengagumkan bagi saya. Empat jenis masakan dalam 45 menit sodara-sodara! Kalau tidak mengalami sendiri sih rasanya saya akan sulit percaya ya hehehe.

Tapi dengan konsep 3P a la Chef Yuda, dan juga cook ware Philips yang memang efektif dan mudah digunakan, ternyata hal itu memang bisa diwujudkan lho. 3P yang dimaksud adalah Planning (perencanaan), Preparation (persiapan), dan Process (proses), cukup tertohok juga nih saya, secara yaa kalau masak terkadang improvisasi saja *nyengir*.

Jadi setelah dicontohkan terlebih dulu oleh chef Yuda, para peserta yang sudah terbagi dalam kelompok di masing-masing meja, diminta untuk juga memasak menu yang sama dengan peralatan yang sama dan waktu yang sama. Wuiihh, kebayang dong ya itu ballroon Thamrin Nine hebohnya gimana, secara pesertanya kan kebanyakan buibu, yes? hihihihi. Tapi begitulah, dalam cooking challenge kami ditantang untuk membuat Nasi Briyani, Bakpau Quick Steam, Kue Cubit, dan Jeruk Coco dalam waktu 45 menit saja.

Nasi Briyani yang dimasak dengan press cooker hanya memerlukan waktu 20 menit. Selagi menunggu si nasi tanak, kita bisa membuat adonan bakpau dan isiannya, langsung masuk ke Philips Food Steamer kurang lebih 15 menit atau sampai si bakpau tidak lengket di tangan. Adonan kue cubit dicampur menggunakan hand mixer, sebentar saja, sampai telur dan gula mengembang dan berwarna putih, terigu dan baking soda ditambahkan sedikit demi sedikit dan dicampur cukup menggunakan spatula, lantas dibakar di sandwich maker 1-2 menit. Terakhir buat jeruk coco deh. Dan 45 menit pun bisa digunakan untuk memasak keempat hidangan istimewa ini.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Nasi Briyani-Kue Cubit-Bakpau Quick Steam-Jeruk Coco

Saya tergabung di kelompok 5, bersama 5 orang emak-emak dan 2 orang blogger lelaki, hidangan kami juara 2 lho *tebar confetti*, penilaiannya selain rasa dan presentasi, juga kebersihan saat memasak dan kerja sama tim. Saya kebagian potong-potong (daging kambing-daging ayam-jamur) dan mixer adonan kue cubit aja sih, tapi alhamdulillah dengan kekompakan tim bisa juga dapet hadiah #eeaa hehehe.

Yang saya pegang itu namanya hand blender, temans. Fungsinya tidak hanya untuk membuat milkshake (pisaunya bisa untuk menghancurkan es batu), menciptakan mayonaise buatan sendiri atau mengocok telur, tapi juga bisa untuk menghaluskan bumbu dan mencincang daging! Kemarin itu, alat ini digunakan untuk ‘mengulek’ bumbu nasi briyani, dan membuat si Jeruk Coco itu lho. Sudah ada rencana (iyaaa…baru rencana hihihihi) membuat somay dan bakso ayam/udang sendiri nih dengan si hand blender ini, 750 watt sih dayanya, masih bisa lah ya buat di rumah hihihihi.

Berikut saya jelaskan resep jeruk coco-nya ya, siapa tahu bisa dicontek untuk buka puasa perdana hohoho.

Bahan :

3 buah jeruk mandarin (diperas, kalau pake Philips Citrus Press sih ga perlu tenaga sama sekali ya, cepat pula, dan benar-benar bersih lho, tinggal kulitnya saja yang tersisa)

Peach kalengan (atau bisa mangga saja sih)

Nata de coco

Cara membuatnya gampil. Perasan jeruk mandari dan peach kalengan dimasukkan ke dalam wadah Hand blender, haluskan 2-3 menit saja. Masukkan es batu dan nata de coco ke dalam gelas, tuang deh campuran jeruk plus peach tadi. Selesaaaai. Segar dan cepat bukan? hohohoho. Oh iya, jeruk coco ini memang tidak terlalu manis, jadi yang suka manis bisa ditambah madu kali yaa, atau sambil lihat foto sayalah bisa juga *kabur sebelum dilempar jeruk* hihihihi.

Nah, bagaimana? Sudah siap masak hidangan berbuka dan sahur kan? 🙂

13 thoughts on “Inovasi Dapur Philips untuk Ramadhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s