Distrik Hijau

“Lapor, Pak. Warga di distrik Hijau minta program sembako gratis diselenggarakan lagi.”

“Dasar parasit! Seharusnya Tuhan tidak perlu menciptakan mereka.”

“…”

“Besok, kumpulkan warga distrik Hijau di balai kota. Semuanya harus datang, tak terkecuali bayi dan manula.”

“Baik, Pak.”

“Kamu temui tim gegana, minta mereka buat peledak tingkat tinggi, lemparkan saat semua warga Distrik Hijau masuk balai kota.”

“Apa? Maaf, Pak?”

“Mereka harus dimusnahkan.”

“Tapi…Tapi mereka manusia, Pak.”

“Manusia miskin seperti mereka hanya merusak kerajaanku. Lenyapkan saja, cabut hingga ke akarnya.”

“Siap laksanakan, Pak.”

“Lho?? Kenapa kamu mau menembak saya?”

“Saya tahu Bapak lahir di sana.”

“Kamu!”

*Dor*

“Selamat jalan, Pak”

***

Diikutsertakan dalam #FF100Kata

19 thoughts on “Distrik Hijau

  1. penyebab si Tuan ingin memusnahkan warga distrik hijau kan karena mereka meminta macam-macam. agak nggak nyambung dengan alasan si pengawal membunuh si Tuan ‘hanya’ karena dia lahir di distrik hijau.
    menurutku sih… hehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s