Aku Ingin

Aku ingin berhenti
Bukan karena menyerah atau kalah
Hanya merasa bosan terdiam dalam impian samar yang teredam
 
Aku ingin berhenti
Bukan karena tak lagi cinta atau sudah menolak suka
Hanya merasa lelah menunggu dalam ragu yang semakin pilu
 
Aku ingin berhenti
Bukan karena sombong atau hendak ber-omong kosong
Hanya merasa pedih terombang ambing dalam asa yang terlanjur berkeping
 
Aku ingin berhenti
Bukan karena dia atau dirinya
Hanya merasa dirimu memang bukan separuh diriku
 
Maka aku akan pergi
Entah kemana tapi bukan menujumu
Entah pada siapa tapi bukan pada sosokmu
 
Dan semoga engkau tak membenciku
Karena aku akan tetap merindumu
 
 

***

Eaaaaa…puisi geje 😛

Sejujurnya, menikmati puisi pun merupakan tantangan tersendiri bagi saya, apalagi menuliskannya, susaaaahhh. Tapi demi Chairil Anwar, W.S Rendra, Sapardi Djoko Darmono, Sutardji Calzoum Bachri, Aan Mansyur dan semua penulis puisi yang berjuang dengan kata dan syair yang indah, izinkan saya menuliskan puisi sederhana itu.

Selamat Hari Puisi, Indonesia 😉

 

24 thoughts on “Aku Ingin

  1. Tuh kan bisa, bagus pula.
    Aaah, kamu suka merendah 🙂

    Terima kasih ya, Like This 4 jempol.
    ___
    Makpuuuuh, ini susaaah bgt nulisnya, smp laper aku #eh? qiqiqi
    Makasih ya^^

    Like

  2. Aku suka puisi.. tapi tak pinter buat puisi. Hehehe
    Aku suka puisi2 Rendra, Sutardji dan Sapardi.
    Puisi mereka keren2…

    Jadi ingat puisi yang ini :
    Sepi saupa, sepi saupi
    Sepi sapa, sepi sapi….
    ___
    aku jg penikmat saja mbak Ren, makanya puisiku geje begitu hihihihi

    Like

  3. Aku dulu suka sekali bikin puisi. Mungkin pengaruh umur sih hahah…
    Kalau sekarang tidak pernah lagi karena sudah tak ada waktu untuk melamun…. kwkwkwkw…
    ___
    jadi inget mbak Zy, pas SMP aku sempat suka bikin puisi, sepertinya memang pengaruh si umur itu ya hihihihi

    Like

  4. saya hanya penikmat puisi sapardi dan aan mansur. untuk puisi ini, saya masih “samar yg terendam” dan sedang berjuang menikmatinya
    ___
    hahahaha…maafkan kalo tidak bisa dinikmati^^

    Like

  5. Bagus, Teh. . .
    Cocok untuk yang sedang digantung. . . Haghag
    Kata Mas Bondan, ya sudahlah. . . 🙂

    Baru tahu, ada hari puisi. ..
    Selamat hari puisi. . #Maaphken, telat. . .
    ___
    Iya Dah, inspirasinya memang dr temenku yg sedang digantung *halah* hehe

    Like

  6. Meski saya tak pandai bikin puisi, tapi saya suka baca dan menikmati puisi.
    Itupun bacanya bukan seperti orang yg sedang baca puisi, tapi sekedar dibaca dalam hati.
    ___
    zaman SMP suka disuruh baca puisi di depan kelas saat pelajaran bahasa Indonesia Pak hehehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s