Pasti Ku Bisa

*Warning : curhat geje yang teramat sangat tidak penting, sila diskip ya temans πŸ˜›

Berkali-kali menulis dengan tema berbeda selalu berakhir dengan meng-klik tombol “Move to Trash”, gejala awal seperti ini biasanya adalah sebuah indikator tidak langsung bahwa saya sedang stress. Itulah kenapa saya -walaupun malu- harus curhat di blog *halah* qiqiqiqi.

Intinya sih suasana di kantor akhir-akhir ini selalu ‘panas’, yang membuat saya esmosi tingkat tinggi, walaupun -Alhamdulillah- masih bisa dikendalikan dan sikap saya masih terlihat normal-normal saja. Kenapa saya seringkali bete stadium akut, adalah karena atasan saya (yang baru join desember lalu, dia baru lulus kuliah saat saya sudah bekerja selama 2 tahun di kantor) berkategori menyebalkan >_<

Sebetulnya bukan masalah dipimpin oleh orang yang lebih muda, selama dia kompeten dan bisa memimpin ya tidak apa, toh saya juga pernah mengalaminya berkali-kali. Yang penting tidak sok tahu karena seringkali malah berakhir dengan menciptakan masalah baru yang LEBIH memusingkan. Walk the talkΒ danΒ bukan tong kosong nyaring bunyinya. Memiliki communication skill yang baik sehingga tidak ada perpecahan dalam tim. Dan sebagainya dan seterusnya seperti poin-poin yang (seharusnya) dimiliki seorang pemimpin.Β Tapiiiii, dia ini… Oke stop, sepertinya betul-betul curhat ngga jelas kalau saya ceritakan lebih detail ya hohohoho.

Jadi mari kita bernyanyi saja. Sheila on 7 adalah salah satu band favoritnya akang matahari, salah satu akun emailnya ada yang bertajuk rahmanon7 *ngikik*, dia punya setiap album mereka, hafal lagu-lagu mereka, bahkan lagu tertentu mengingatkannya pada kejadian tertentu dalam hidupnya (jadi lagu latar gitu ceritanya) hihihihi. Bahkan ada satu lagu yang selalu mengingatkannya pada saya *lupa judulnya apa* πŸ˜›

Nah, dengan ini saya nobatkan sang lagu ini juga menjadi ‘back-song’ saya saat ini. “Pasti Ku Bisa” menghadapi si teman baru, karena mungkin dia memang ditugaskan Tuhan bersilang jalan dengan saya, untuk membuat saya menjadi individu yang lebih baik lagi.

“Pasti Ku Bisa” mengatasi fase yang sedikit menyebalkan ini, karena -semoga- akan membuat saya lebih kuat kelak.

“Pasti Ku Bisa” lulus dalam ‘ujian ini, dan segera menaiki kelas-kelas terbaik di sekolah kehidupan.

Hlo? Masih baca toh? qiqiqiqi.

Doakan saya ya temans, dan selamat berakhir pekan bagi anda yang merayakannya πŸ˜‰

33 thoughts on “Pasti Ku Bisa

  1. dan ini kali pertama aku denger lagu ini πŸ˜€
    semangat ya Teh… Aku juga lagi menyemangati diri sama kt Teh Orin: pasti kubisa!! Semangat!!
    ___
    Semangat Tt chan, ganbatte kudasaaaaai *halah* qiqiqiqi

    Like

  2. Syemangat Riiiin. Coba aja diajakin ngobrol. Kalo lebih mudah kadang emang egonya yang main dan kadang ngerasa bener sendiri. Tapi biasanya masih bisa diajakin ngomong.. πŸ™‚
    ___
    Udah sih Dan, cuma doi tipe yg masuk telinga kiri keluar telinga kanan gitu lah, ga ada bekasnya mo diskusi berapa jam jg qiqiqiqi

    Like

  3. hwaa.. AM samaan sama eMak dong..
    eMak mulai cinta sejak Kisah Klasik Untuk Masa Depan.

    #salam sayang wat si bos.. #ntar eMak bantuin jewer πŸ˜›
    ___
    Iyah, eMak sm mantu sama2 suka SO7. Makasih lho Mak bantuan jewernya qiqiqiqi

    Like

  4. Doa untuk Mbak Orin agar tune in dengan si bos baru. Wah doi kayak anak baru gede ya mbak, mentang-mentang gitu. Mari doakan dia yang sedang menyembunyikan ketakutan dan kegrogiannya dengan sikap menyebalkan itu..:)
    ___
    anak baru pede keknya tante qiqiqiqi. Mudah2an aja fase menyebalkannya segera berlalu πŸ˜€

    Like

  5. Pasti Orin bisaaaaa, sama koq Orin si bos pun sedang belajar untuk bisa menjadi bagian tim. Salam
    ___
    Semoga dia jg belajar ya bu Prih, coz sudah hamir 2 bulan dan kita msh blom klik lho 😦

    Like

  6. Kalo barusan lulus gtu biasanya idealis Teh
    Ntar kalau udah nemuin masalah baru deh

    Oh ya, kok bs baru lulus udah jadi bos? *kepo
    ___
    Bukan baru lulus mba Esti, cuma dia lebih muda dari aku, pengalaman kerjanya sih udh banyak, dan udh S2, makanya jd bos πŸ˜€

    Like

  7. Orang Muda kalo nggak belagu …
    Bukan orang muda namanya …

    Lihat saja pengamat tok sow di TV
    komentator di Milis … ngas – ngus …
    dan sebagainya

    Sotoy semua bukan ???

    Salam saya

    πŸ™‚

    (maaf saya kasar tapi saya jujur !!!)(halah)

    Like

  8. masalah pasti ada mbak klo di tempat kerja apalagi dipimpin orang yg menurut mbak ‘sok tau’ tersebut. tapi sudah resiko sih kalo kerja dengan atasan seperti itu ya harus dimaklumi. kalo emang panas terus2an lebih baik resign aja.

    klo panas ditahan2 terus, rugi di mbak sendiri, hati jadi pahit, lama2 jatuh sakit, seperti yg saya alami. percayalah bahwa ketenangan hati jauh lebih penting daripada materi duniawi. kalo hati sudah pahit, susah buat dibikin manis lagi.

    hati mbak jauh lebih mahal daripada rasa sakit hati akibat bekerja di tempat yg tdk asik, jadi daripada mengorbankan hati, mendingan mengorbankan pekerjaan πŸ™‚

    anyway salam kenal ya.

    Like

  9. Dibaca sampe titik darah penghabisan, Orin…hehehe, berinteraksi dengan orang-orang yang kepribadiannya beda dengan kita pasti nggak mudah. Bukan merasa diri sendiri baik, tapi menerima kekurangan orang itu memang susah.

    Masa adaptasi itu juga sedang saya lalui, kadang bisa dewasa menerima kekurangan orang baru, kadang juga bete dengan keajaiban-keajaiban yang mereka tunjukkan. Tapi sudahl;ah, buat naik kelas ke tahap yang lebih baik, saat-saat ini toh memang harus dilalui…hoho, saya curhat juga akhirnya πŸ˜›

    Like

  10. Pingback: Selama ‘Liburan’… | Rindrianie's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s