Kejutan

Gue ada kejutan buat lo, besok dateng pagi ya..

Begitu sms El semalam, bikin gue deg-degan setengah hidup menunggu pagi. Kejutan apa sih? Bikin penasaran ajah. Mana sepagi ini kantor masih sepi, serius nih gue mesti bantuin mas Jono ngepel dulu? Ini yang nyuruh dateng pagi kenapa belum nongol sih?

“Pagi  Harriiiiis…” El datang dengan senyumnya yang menawan, seperti biasanya dan selalu.

“Hai El…” entah kenapa gue tergagap,  ganteng banget sih si El pagi ini? Ampun deh bikin gue semakin deg-degan.

Pagi ini kemeja biru bergaris putihnya dikancing sampe leher. Aneh sih buat gue style yang lagi ngetrend ini, tapi berhubung si El gantengnya keterlaluan, ya terpaksalah gue maafkan style anehnya itu.

“Lo penasaran ngga sama kejutan gue?” Gue menggangguk cepat. Sementara dia santai saja menghampiri kubikelnya, mengeluarkan laptop dari laci, berlama-lama mengecek kabel batere, bahkan mengelap si keyboard dengan dramatis. Seolah tidak peduli ada gue di sampingnya yang udah penasaran stadium akut menunggu kejutan yang dia maksud.

“Cepetan dikit kenapa sih El?” tanya gue akhirnya ngga sabar, dan membuat El tergelak. Tawa yang begitu merdu di telinga gue. Sok lah El, ketawa aja sepuas hati lo, gue ngga apa-apa kok, desis hati gue senang. Eyampun, gue udah betul-betul gila rupanya. Lebih tepatnya lagi, tergila-gila sama si El!

“Deu…yang penasaran,” gue pura-pura ngambek, merajuk mendelik ke arah dia dengan judes. Detik berikutnya El terbahak lagi. Yess, misi gue berhasil membuat El tertawa.

“Jadi apa kejutannya El?” Tanya gue lagi setelah tawa El mereda.

“Nih, kejutannya adalah, kita dapet award, Ris..” ujar El seraya menunjuk sebuah gambar di laptopnya. Bibirnya masih menyisakan senyuman, manis.

“Hah? Elfrize award?? Maksudnya?” Gue tidak mengerti.

“Bahkan, yang lebih mengejutkan lagi Ris, cerita kita jadi salah satu pemenang!” El berseru gembira saat sebuah gambar lain terpampang di layar, mengabaikan pertanyaan gue sebelumnya. “Lihat nih…” dia menunjuk sebuah nama ‘Orin’ di sana.

“Cerita kita? Pemenang?” aku menatap El -yang gantengnya juara- dengan pandangan bertanya. Kejutan ini membuat gue betul-betul terkejut, aseli ngga ngerti. “Siapa Orin, El?”

“Yang bikin cerita kita.”

“Maksud lo?”

“Iya, si Orin itu yang nyiptain lo, gue, Tio, Sophie…” Hah…kok El bisa tahu soal Sophie dan Tio segala sih? Dan kenapa El bisa tahu soal si Orin sementara gue ngga?

“Apa? Gimana El?”

“Dia yang tulis cerita kita di blog-nya.” cerita kita? maksudnya… Sekarang jantung gue berdegup kencang untuk alasan yang berbeda. Apakah ini seperti yang gue duga? “Katanya sih cerita kita lumayan menghibur, banyak yang suka.”

“Menghibur? Banyak yang suka? Siapa El?”

“Ya pembaca blog-nya si Orin itu Ris.” El menjelaskan dengan sedikit gemas, “Sebelah mananya sih yang lo ngga ngerti?” tanya dia dengan nada prihatin. Membuat gue merasa serba salah, sekaligus kesal dan marah, ada yang mengintervensi kehidupan pribadi gue!

“Jadi maksud lo…selama ini…selama ini orang-orang tahu apa yang gue rasain ke elo?” El menatap gue sendu, dan perlahan mengangguk mengiyakan.

Gue ngga percaya ini semua, gue harus ketemu sama si Orin ini, apa maksud dia meng-ekspose perasaan dan cerita gue di blognya segala? Apa???

Advertisement

27 thoughts on “Kejutan

  1. Aah el ganteng banget sih, niar lagi bayangin pake kemeja di kancing sampek leher, rambut di jabrik, kemeja wangi molto terus rapi, suka, pingin tium tium itu orang kalau jadi suami ku #eehh 😀

    Selamat yaa mbak orin menang niyee, suiitt suiit berkat el dan haris saling ehem ehem 😀
    ___
    hihihi…Niar suka ya cowok pake kemeja dikancing sampek leher gituh? semoga ntar suaminya wangi molto ya #eh? qiqiqiqiq..
    selamat buat Niar jg yaa 😉

    Like

  2. wahahaha.. unik teh unik.. somehow jadi inget supernova yang pertama, cerita dalam cerita.. hehehe
    ___
    oh iya ya, si Ruben, Diva itu jg cerita dalam cerita, aku pas nulis lg inget Dunia Sophie Mel 😀

    Like

  3. Sumpah Riiiiin Kereeeeennn cara ceritanya. Ngingetin gw akan sensasinya Satria, Putri dan Bintang Jatuh.
    Versi yang ini lebih nendang karena ada kesadaran di dalemnya
    Selamat ya Riiiinn.. 😀
    ___
    baca Supernova jg toh Dan? aku malah ga ngeh awalnya, pas nulis ingetnya Dunia Sophie hihihi…

    Like

  4. Selamat Riin…. emang always keren olahan kata2 Orin mah… 🙂
    Oya, awas2 klo ketemu Haris, Riin..lg sebel bgt dia tampaknya *susah membedakan fiksi n realita niih..* hehe…
    ___
    tengkyu auntieeee.
    Duh jgn smp ketemu beneran deh, aseli nih aku takut beneran qiqiqiqi

    Like

  5. Pingback: [BeraniCerita#1] Sekali Ini Saja « Rindrianie's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s