Sang Karsini

Walaupun mata cape dan badan mengantuk (bukan kebalik, emang sengaja, wew :p), kerinduan saya untuk menulis tak bisa terbantahkan lagi *tsaaahhh*.

Mmm…rasanya Bangkok tidak terlalu banyak berubah sejak 4 tahun lalu saya berkunjung ke sini, kecuali tambah macet dan banyak mall baru. Masih mirip-mirip Jakarta  lah ya, walaupun mungkin lebih tertib (macet lama juga tidak ada yang tan tin tan tin klakson yang berisik pisan ituh) dan juga lebih bersih. Training saya 2 hari ini juga baik-baik saja (baca : pusying bin pening), tak perlu diceritakan lah ya tidak terlalu menarik juga kok.

Jadi yang ingin saya ceritakan kali ini adalah : Sang Karsini.

Tepatnya entah kapan saya lupa (males buka email), saya memberanikan diri membuat sebuah tulisan untuk dikirimkan ke om eNHa aka om trainer nan eiylekhan itu. Kenapa memberanikan diri? karena saya memang jauh sekali dari kata ‘PD’, berharap tulisan saya yang sangat sangat sangat sederhana ini dipajang di blog beliau? Duh, tidak terbayangkan. Seriously!

Tapi ya begitulah, bukan sekali ini saja saya nekat begitu. Tulisan yang memang sudah ada di draft sebelumnya itu, saya kirimkan dengan sedikit editan ke Om trainer dengan keberanian yang tersisa. Tidak berapa lama email saya dibalas (yang tidak saya balas karena hanya mengecek dari hape, maafkan ya Om :D), saya diminta menunggu kapan saya bisa berperan sebagai Karsini.

Maka, pada tanggal 1 Februari itu, tulisan saya yang berjudul Berani Enjoy ? itu ditayangkan sebagai Karsini#14 di blog theordinarytrainer.

Sebentar, mari saya jelaskan sedikit definisi dari ‘Karsini’ ini. Bagi teman-teman yang belum tahu, Karsini adalah KARya SIapa iNI, sebuah ide cemerlang nan brilian om trainer yang mengizinkan blogger lain menulis di rumahnya sebagai penulis tamu, dan kemudian para pembaca menebak siapa kira-kira penulis tamu yang menulis postingan tersebut. Sudah terbayang kan serunya? 😉

Sayangnya, hari rabu itu adalah moving day saya ke Thailand. Rumah-kantor-Soeta-Suvarnabhumi-hotel membuat saya tidak bisa berinternet ria dengan bebas. Sampai hotel langsung tepar karena penerbangan saya lumayan menyeramkan (serasa off road di awang-awang, banyak turbulance karena angin kencang :(), besoknya pun langsung padat oleh training yang sudah terjadwalkan.

Intinya, saya melewatkan kesenangan menjadi mystery guest saat teman-teman menebak sang Karsini 😦

Walaupun tetap saja, keseruan itu masih bisa saya rasakan meski sangat terlambat. Membaca bagaimana Kak Niq ngambek karena menjadi tertuduh, atau investigasi Uda Vizon, juga jebakan-jebakan betmen yang dilontarkan para sahabat yang berkomentar di postingan tersebut menghangatkan hati saya.

Tidak bisa saya gambarkan dengan kata-kata bagaimana senangnya  saya saat teman-teman bisa menebak tulisan itu adalah tulisan saya, duh terharuuuuuu.

Speechless ah, pokoknya mah terima kasih banyak ya temans 😉

Advertisements

33 thoughts on “Sang Karsini

  1. ga ngambek kok, soalnya bukan pertama x jadi tertuduh soalnya hehehe

    baik2 di negeri orang ya … klo balik oleh2nya jgn lupa:D

    Orin : hihihi…iya Kak, aku jg sering jd tertuduh, pas jd karsini beneran malah ga notice 😦

    Like

  2. teh Orin nanti dishare ya segala hal yang berkaitan dengan dunia blogging di Thailand, saya penasaran nih.. pingin BW ke blog orang Tahiland, tapi ora ngerti bosone hehehe

    hati-hati disana teh.. BTW ora kangen sama Mas Rahman nih ehm..ehm

    Orin : Uncleeeee, kangen sm misua mah ga perlu diexpose, wew :p hahahahaha
    lah…aku malah ga tau temen2ku disini pada punya blog apa ngga *nyengir*

    Like

  3. bkk emang macetnya mirip jakarta. tapi di bkk kan ada skytrain dan mrt… 😀

    Orin : tapi karena dijemput antar pake mobil kantor tetep aj mas 😦 etapi kmrn sempet nyobain mrt-nya, seru ^^

    Like

  4. rin, pernah buka situs citizen jurnalis baltyra .com gak? atau pernah kirik tulisan ke sana? coba dech…tulisan n ceritanya asik dan seru dari semua orang indonesia di seluruh penjuru dunia.

    Orin : wah..thanks infonya Rin, meluncur ke sana 😉

    Like

  5. wkt tulisan itu tayang, Ngai juga ngeh bhw yg nulis model begitu adlh teh orin.. tp Ngai ragu garagara disitu teteh bilang bhw teman teteh yg nikahnya duluan teteh malah sudah punya anak.. Lhah teteh kan baru nikah kemarin ini.. makanya Ngai nuduh biuda aja deh. xixi.

    Like

  6. Wahhhhhh thailand kepengennnn
    Nitip durenn yee
    Main karsini emang seruuuuu,,,
    Penasaran pengen tahu seberapa banyak yang kenal kita,,,
    Tiap detik bawaanya mau ngecek mulu :d

    Like

  7. Waaahhh ..
    Karsini ditulis disini …
    Terima kasih ya Orin …
    Yang jelas … memang rasanya tidak begitu sulit untuk mengenali tulisan Orin …
    (tapi yang non fiksi yaaa )

    Yang jelas setiap ada fiksi di Karsini … teman-teman pasti ada yang nebak karya kamu deh …
    hahaha

    salam saya Orin

    Like

  8. Karsini sudah membuatku malu, bukan hanya karena beberapa kali salah menuduhmu Orin sayang, tapi jadi ngaca diri, tulisanku tak akan ada yang menebaknya kalu ditayangkan di Karsini, tak berkarakter, hiks…

    #maluati 😦

    Like

  9. Oriiiin… Pa kabar, say? maaf ya lama ga sempat maen sini…eh ternyata si eneng lagi maen sama gajah putih, hehe…
    Selamat bertugas, Neng… jangan lupa bagi2 ceritanya nanti ya…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s