Dhila13 Photo Challenge : Inspirasi

Dear sepatuku Sayang,

Izinkan aku berterima kasih padamu, atas kesediaanmu menemani aktivitasku, kemarin, hari ini, dan mungkin hingga esok lusa. Aku tahu, mungkin kau tak selalu nyaman berada di kakiku, saat kuajak berlari-lari, naik turun tangga, menahan beban si Kupi saat di jalanan, hingga terendam genangan air jika hujan menyapa.

Izinkan aku berterima kasih padamu, karena aku juga bisa belajar banyak hal darimu. Ketabahanmu yang selalu terinjak-injak olehku, membuatku sadar bahwa setiap makhluk memiliki peran dan tugasnya masing-masing, bahwa berada di bawah  tak mengapa selama aku melakukan hal yang PENTING. Seperti juga kau yang teramat penting bagiku selama ini, aku sungguh berharap apa yang kukerjakan juga penting bagi sekitarku. Bukankah sebaik-baiknya makhluk adalah dia yang paling bermanfaat bagi sesamanya?

Dear sepatuku sayang,

Terima kasih telah mengingatkanku untuk selalu bersyukur ya. Melihatmu yang selalu ‘merana’, membuatku malu karena masih sering mengeluh, kesal akibat hal sepele yang remeh, marah tanpa sebab yang jelas, padahal kau selalu tampak ceria di sana. Ah, sepertinya aku belum bisa setabah dan seikhlas dirimu dalam mengarungi hidup ini. Jangan bosan menemaniku ya, tetaplah bersamaku hingga tugasmu selesai nanti.

PS : Karena aku menyayangimu, sepertinya aku akan membeli sepatu baru, tapi kau tak perlu khawatir, aku akan tetap memakaimu sekali-kali..

PS lagi : Iyaa, wiken besok aku akan mencucimu, oke 😉

***

“Tulisan ini disertakan pada Bukan Kontes Biasa: TASBIH 1433 H di Blog Dhila13.”

61 thoughts on “Dhila13 Photo Challenge : Inspirasi

  1. ah, pangsitnya oke punya ini teh..
    eh, batas akhirnya masih besok kan ya teh?
    *belum ikutan*

    Orin : Iya Mel, ga sengaja inget foto ini, jd terpangsiti *halah…istilahnya ga banget* qiqiqiq

    Like

  2. ahhaha.. aku jadi inget sepatu kesayanganku yg udh rusak.. masih kupertahankan walau udh rusak parah dan tak layak pakai lagi. ujung2nya malah dibuang sama ortu. hehe

    hdp sepatu!

    aku catat ya teh 🙂

    Orin : heuheu, begitulah ya Dhil kalo udh suka 😀

    Like

  3. wahh koq malah berpaling ke lain hati hihihi….biasanya kalo udah ada sepatu yg baru, sepatu yg lama dilupakan hiks…..

    Orin : he he, sebetulnya sepatu lain ada jg mba, tapi teuteuup, yg sering dipake yg ini hihihi

    Like

  4. keren euy…inspiratif pisan..
    seneng sama tulisannya neng orin yang ini…jadi ingat nasib nasib sepatuku yang nggak pernah lama dikaki bengkakku…:D
    sukses kontesnya yah

    Orin : heuheu…Alhamdulillah kalo begitu mab 😀

    Like

  5. Postingan ini mengingatkan saya pada sepatu di pojok dapur. Lama nggak dipake, moga moga aja nggak rusak..

    Semoga sukses GA nya ya Mbak..

    Orin : Kalo lama ga dipake biasanya rusak lho pak Hakim 😀

    Like

  6. Keren… saya juga punya sepatu olahraga yang sudah menemani saya sejak SMA, sampai sekarang masih saya pakai setiap hari buat joging :mrgreen: Semoga sukses di Challenge ini ya mbak 😀

    Orin : Sepatu ini ‘baru’ berusia 2 tahun-an sih mas, tapi krn dipake kemana2 udah sobek, dan teteup msh dipake hihihihi

    Like

  7. Belajar dari sepatu, bahwa segala sesuatu memang memiliki peran sendiri2… meskipun terkadang peran itu tidak menyenangkan ya..?

    Selamat berkontes, semoga menang 🙂

    Orin : Begitulah mba Ren he he. Hayu ikutan ngontesnya 😉

    Like

  8. eeeh, itu sepatunya lagi dijemur kak? 😕

    wanita memang gak bisa lepas dari sepatu. sepaatu yg baik, akan membawa dirinya ke jalan yg baik~ 😉

    Orin : Bukan dijemur Dek, itu emang lagi permainan di outbond gitu, sepatuku jd salah satu korbannya he he he

    Like

  9. kreatif mengolah ‘sepatu’ menjadi hal yang bermakna. Walo saya sudah sangat lama ndak pake sepatu, mungkin setahun paling banter 5 kali hhh

    Orin : Sama dunk Pak ies, saya juga setahun paling banter 5 kali…nyuci sepatu qiqiqiqiq

    Like

  10. Keereen foto inspirasinya Orin 😉

    Itu sepatu seneng banget kali ya di pejeng diblog trus ditulisin surat romann gitu, salut dech ma Orin.

    Gudlak yaaa…

    Orin : Sepatu ini emang 2x mejeng di sini Ummi, sepertinya aku mau cari sepatu yg model mirip2 ini ah nanti hahaha

    Like

  11. weits seekor sepatu pun bisa menginspirasi yah?.. hehehe bagus tuh njepretnya, dalam rangka outbond ya itu??

    hemm sepatuku kebanyakan tak bertali, tapi fungsinya berkesan di hati *halah

    Orin : Iyaa…yg main panjang2an itu lho mas Phe, keknya permainan standar outbond ya hahaha…
    Wew, dia malah berpantun 😛

    Like

  12. Neng Orin..damank..
    lama ga mampir sini ya..

    Aiihh..perasaan kenal deh sepatunya..
    Oh bener2 kasihan nasib sepatu,menopang beban yang berat..

    Hadeuuh mo beli sepatu baru niyee,..
    HAdiah tahun baruu yee..

    Orin : menopang beban yg berat?? aaah, ci teteh mah bawa2 pisik euy hahahaha

    Like

  13. hehehe, aya2 wae Jeng. Sukses deh lombanya, moga2 bisa boyong piala pulang. Ngomong2 no kaki dikau 38 yah? hayooo salah bener ga yah tebakan gw kali ini?? 🙂

    Orin : Iyaa, sepatu yg ini no 38, sok atuh mo dikirimin yg baru dari Miri? qiqiqi

    Like

  14. pantes kecium sampe kesini, :D, kataku.

    “janji loh aku dicuci weekend besok. btw weekend itu artinya apa?”, tanya sepatu.

    good ideas teh 🙂

    Orin : Ish…sepatuku ga beraroma kok Pu hihihihi.
    Thanks there 😉

    Like

  15. haha…kasian sekali tuh spatu, digantung begitu :mrgreen:

    Orin : Itu lg main panjang2an gitu deh Ri, pas outbond 😀 jadi semua2 dipake sbg media perpanjangan, termasuk sepatuku, untungnya timku menang hahaha

    Like

  16. Aku akan tetap memakaimu sekali-kali…
    Iya Orin, biar sang sepatu nggak sedih dilupakan begitu saja 😉

    Apa kabar?
    Kangeeeeen!

    Orin : hai Bu Iiiir? sibuk yaa 🙂 Orin baik kok.
    Syiiip, nanti tetap dipakai kok hihihi

    Like

  17. Hahhaha…keren2, tulisannya simpel tapi penuh makna 😀
    Sederhana banget ya, objeknya tentang sepatu tapi pengaruhnya gede banget.
    Oh sepatu, i lop u pul! 😀

    Like

  18. Pingback: Para Peserta TASBIH 1433 H | thePOWER ofWORDS

  19. ….setiap makhluk memiliki peran dan tugasnya masing-masing….

    sepakat dan sependapat, Teh. Tak semestinya kita malu apalagi marah hanya karena orang lain berada di posisi yang menurut kita lebih pantas bila kita yang menempati. Kita, dengan keadaan kita memiliki kesempatan yang sama walau dengan cara yang berbeda. Tak seharusnya memaksakan sama bila kenyataannya berbeda. Juga jangan membeda-bedakan yang sama.

    Like

  20. sepatu masih keren begitu mengapa sudah diniatkan untuk pengsiun Rin….

    *seharusnya kau melihat sepatu sepatu gembelku….hihihi…*

    Saking parahnya, selop rombeng ku ituh, pernah aku ikut-kan di kontes sepatu butut yang di adain ama Arman, dan juri pun turut merasa tersentuh dan prihatin sehingga aku menang dan dapet sepatu baru….

    Tapi aku masih tetap sayang ama si selop rombeng ituh…hihihi…
    setia atau menyedihkan ya Rin ????

    Like

  21. Pingback: Teamwork « Rindrianie's Blog

  22. hahahah… minta dicuci ya sepatunya,.. berilah hak si sepatu RIn.. hehe…

    unik banget nih postingnya Rin! i really like it.. semoga menang ya RIn 😀

    Orin : Hihihi…iya mba, kalo bisa demo keknya dia demo tuh sm aku 😛

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s