Sesungguhnya, apakah yang kau tunggu?

Engkau yang tersiksa di tempat kerjamu,

kesinilah …

Engkau yang memilih bekerja
…di tempat yang gajinya kecil.

Engkau yang memilih tetap bekerja
untuk atasan yang tidak adil.

Engkau yang berperilaku seperti
meragukan rezeki Tuhan di luar sana.

Engkau yang meyakini tidak ada
tempat kerja lain akan menerimamu.

Engkau yang memutuskan untuk berlama-lama di situ.

Sesungguhnya, apakah yang kau tunggu?

Mario Teguh

***

‘Tersinggung” ngga seehh? heuheuheu.

Lantas, bagaimana menjawab pertanyaan -Sesungguhnya, apakah yang kau tunggu?- itu? Ah, saya tidak perlu menjawabnya, karena saya tahu saya memang tidak menunggu apa pun. Menyedihkan memang 😦

Advertisements

3 thoughts on “Sesungguhnya, apakah yang kau tunggu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s