Tentang Liburan (part 2-habis)
January 31, 2013 § 39 Comments
Dilanjut ya temans cerita liburan improvisasinya, yang belum baca laporan sebelumnya sila cek di sini.
Saya habiskan dalam satu postingan ini saja ya, tidak enak ternyata punya ‘utang’ postingan beginih hihihihi. Jadi postingan ini akan sedikit paaaanjang dan laaaaaama mengalahkan choki-choki *halah*
Sebelum beranjak ke hari ke-2, berikut beberapa foto yang tempo hari terlewat belum dipajang. Tentang akang matahari yang berfoto di salah satu museum karena teringat almarhumah kakeknya yang seorang pengatur sinyal manual di stasiun Karawang. Tentang Lawang Sewu yang seru sebagai obyek foto. Tentang seorang anak lucu berkostum china di Sam Poo Kong yang menggemaskan. Juga tentang Mesjid Agung Jawa Tengah yang mengagumkan.
Ada beberapa hal yang unfortunate di hari ini, tapi diskip saja lah ya, saya hanya ingin mengendapkan ingatan-ingatan manisnya saja
Hari ke-2, Jum’at 25 Januari 2013
Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, batal ke tujuan utama berlibur di Karimun Jawa membuat kami semua kecewa. Ada satu teman yang betul-betul ingin langsung pulang saja di Jum’at ini, ditolak secara aklamasi oleh yang lainnya sih he he. Jadi pagi-pagi, setelah sarapan seadanya, kami berlima (minus sang teman yang bete berat tadi) jalan kaki menuju Kota Lama.
Sempat terjadi perdebatan di antara kami tentang istilah Kota Lama ini, kan biasanya Kota Tua ya. si Neng Iqoh menunjukkan peta pariwisata yang dia punya bahwa dalam bahasa Inggris memang disebut sebagai “Old Town”, nah salah siapa coba ‘old’ itu artinya bisa tua dan lama *debatgapenting*.
Di antara banyak foto yang saya (dan akang matahari) ambil di kawasan Outstadt ini, saya paling suka foto berikut, seolah berada di dua dunia *tsaaaah*.
Dan percayalah, seandainya tidak banyak motor dan mobil berseliweran, berada di kawasan ini betul-betul seperti kembali ke abad 19-an, menyenangkan
Di kawasan ini terletak gereja Blenduk yang terkenal itu. Ada 2 bus rombongan turis bule yang merupakan peserta cruise datang berkunjung. Kami sih tidak ikut masuk, cukup puas menikmati dari luar saja. Di sampingnya ada taman kecil, saat kami ke sana, rupanya ada yang sedang pemotretan pre-wed, saya dan akang matahari jadi kabita deh ikut-ikutan foto qiqiqiqi.
Tadinya sih berharap masih bisa pulang ke Bekasi dengan kereta api, tapi yang tersisa cuma yang ekonomi dengan resiko umpel-umpelan dan jauh dari kata aman dan nyaman. Saya lupa detailnya bagaimana, sepulang dari setasiun Tawang menuju penginapan ini, keputusan kami berakhir dengan menyewa mobil seharga 150 ribu untuk pergi ke…Ambarawa! hohohoho.
Jadi, setelah check out, beli oleh-oleh khas semarang, sholat Jum’at di jalan dan makan siang, sekitar setengah 3-an kami tiba di museum kereta api Ambarawa. Si akang matahari senang banget nih, secara dia pernah akan ke sini tapi tidak jadi dengan mantan gebetannya bertahun lalu *halah* hihihihi…
Jadi, ini adalah kereta api uap yang memakai kayu bakar itu lho temans, yang bunyi tuit-tuit gujes-gujes (hedeeehh… sangat tidak oke nih deskripsinya hihihihi), atau kalau ada yang masih ingat, si kereta api ini ada di video klipnya Katon Bagaskara yang lagu Negeri di Awan. Sayang, saat kami datang ternyata si museum sedang dalam renovasi dan sudah tidak dibuka untuk umum selama beberapa hari. Jadi tidak bisa melihat koleksi-koleksi lokomotif kereta api uap yang cantik-cantik itu.
Tapi kemudian kami nekat masuk ke pagar yang sedikit terbuka, bertemu dengan Bapak-bapak petugas stasiun di sana, dan akhirnya diperbolehkan naik si kereta api dari stasiun Toentang setelah kereta tersebut mengangkut rombongan turis -yang kami lihat di gereja Blenduk paginya itu- yang memang sudah booking sejak jauh-jauh hari. Aaaaahhh…senangnya…. Berangkaaattt. Tiketnya? Setelah tawar menawar, sang tiket yang harusnya 50 ribu per orang untuk perjalanan sekitar 7 kilometer dengan kecepatan 20 km/jam, menjadi 200 ribu ber-enam hihihihihi.
Lokomotif B 2502 buatan Maschinenfabriek Esslingen ini adalah salah satu dari tiga lokomotif yang tersisa di dunia, dua lainnya ada di Swiss dan India. Sementara rel bergerigi yang diperlukan sang kereta api uap semacam ini ada di Ambarawa dan Sawahlunto, harus dicoba juga nih kalau berwisata ke tempatnya eMak LJ di Bukik hehehehe.
Awalnya, kami ingin berkunjung juga ke Rawapening dan Bandungan, tapi sudah terlalu sore jadi tidak memungkinkan. Akhirnya kami memutuskan untuk ke Yogyakarta saja dengan naik bus.
Hari ke-3, Sabtu 26 Januari 2013
Nah…hari ke-3 yang menjadi hari terakhir dari rangkaian liburan kali ini cukup mengesalkan. Dari Ambarawa, tiba di terminal Jombor Yogya sekitar jam 8 malam. Karena memang tidak berniat ke sini sebelumnya, kami tidak booking hotel di manapun, selama di TransYogya dari Jombor menuju Malioboro sudah menelepon hostel ini itu tapi sudah full booked semua.
Akhirnya harus berpisah 3 penginapan, dan ini dia awal malapetakanya *tsaaaah*. Asumsi saya dan akang matahari, kami akan main-main dulu di Yogya hingga siang, baru naik bus malam ke Bekasi. Maka sekitar jam 8-an kami berdua sudah jalan kaki di sepanjang Malioboro, lantas sarapan pecel di depan Pasar Beringharjo, sempat masuk ke pasarnya juga tapi langsung keluar lagi khawatir belanja belanji, walaupun teteup ya beli kaos Jogist juga hihihi. Harapannya setelah berkumpul semua, kami segera menuju Prambanan sebelum Yogya bertambah panas.
Sepanjang wara wiri itu saya whatsapp-an sama Iqoh, heran kok anak ini dan teman-teman masih di penginapan saja, kalau mau tidur mah di rumah weh atuh ya
. Lantas sekitar jam 10an, Iqoh mengabari sudah ada di halte TransYogya, kami menyusul ke sana dan terkaget-kaget karena teman-teman sudah lengkap dengan backpack masing-masing. Hlo???
Jadi rupanya set-an mereka ke terminal bus dulu beli tiket baru ke Prambanan. Lah, miskom deh, wong kami berdua masih menitipkan tas di penginapan
Selanjutnya adalah momen-momen mengesalkan. Kembali ke penginapan – menunggu TransYogya yang lama sekali – harus transit di halte Ahmad Dahlan untuk berganti TransYogya yang menuju Jombor – sampai di Jombor jam 12 siang! Blah…
Si bus itu berangkat jam 2, dengan kondisi TransYogya yang armadanya baru sedikit dan jalanan Yogya yang sudah macet, tidak mungkin ke Prambanan. Wassalam deh, perjalanan kali ini berakhir di Jombor. Padahal saya sudah senang sekali ingin keliling-keliling Yogya, wong saya ke sana itu kelas 3 SMP, bahkan waktu itu tidak sampai ke Borobudur. Trus sekarang cuma jalan-jalan di Malioboro 2 jam doang gitu??? Wajar kan ya saya kesal stadium akut? hihihihi.
Etapi jadi ada alasan untuk merayu akang matahari liburan ke Yogya sih, berdua aja deh, jadi ga rusuh begitu ya *kedipkedip*.
Biar saya tidak bete, kita nonton video Katon saja yuks *halah*.
Masih ada kah yang ingat “Anak Seribu Pulau”?

















Fotonya bagus bagus mbak
Lucky youuu mbak, pas kereta di ambarawanya jalan. Maooo T.T
Sini mbak ke Jogja lagi
___
Iya Na, alhamdulillah bisa naik kereta *jogetjoget*
Kapan kamu ad di Yogya Na?
Anaknya emang lutcuu, nggemesin pula. :lol
Mobilnya parkir sembarangan tuh ya. #mungkin ding.
Kalau tau Teh Orin mau ke Jogja, saya sama una pasti nungguin ya, Na.
Kitah berduah (aku n una) baru jalan2 di jogja juga, Teh.
___
Asyiiik…bener ya Dah kalo ke yogya lg ta’ hubungi lho he he
iyah putunya baguuuus…
.. bergaya di spot2 persis seperti diatas…
jadi inget jaman jd potomodel dulu
aah, memori…
___
Tengkyu Teh.. aku ga bisa jd potomodel, kudu dipaksa heula hihihihi
aih mbak orin…laksana photo prewed..keren…:)
btw ini tho yang cerita mbak orin naik kereta kayu itu hmmm rasanya gimana yah penasaran juga nieh…:)
wah tujuan utamanya ke karimun java yah..bukannya lagi ombak mbak bulan bulan seperti ini…??? hmm tapi semoga tidak mengurangi rasa indahnya liburan bersama yah mbak
___
Seru mba rasanya, kyk kembali ke zaman dulu, apalagi lewat sawah dan rawa2 gitu kan
Ada info quiz nih!!!
Untuk minggu ini hadiahnya “POWER BANK”. Lumayan buat nge-charge baterai dimana aja. Ikutan yuk… untuk lebih jelas ke http://wp.me/p2VPch-hq aja!
wuaaa, pengen banget naik kereta uapnya teh! XD
___
Sok kapan2 ke sana Gung, seru deh
fotonya keren-keren teh.. padahal naik kereta ekonomi sekarang udah ga umpel-umpelan lho.. kan cuma jual tiket duduk, ga ada yg berdiri. hehehe
___
Oh gitu ya Nin, jarang naik kereta nih jd ga tau hehehe
liburannya tetep sukses..! yang kurang2 bisa dijajal lg bedua ajah..
si boboho itu emang nggemesin.. mirip sama AM #mirip dr hongkong
)
foto2nya keren semua, Rin.. mesjid dan kota tuanya, jempol.
___
bhuahahaha…bilangin AM aah, dianggap mirip sm Boboho qiqiqiqi
Foto-fotonya baguuusss… Puas jalan-2nya nihhhh
___
Makasih mba Zy
suka sm foto2nya.. ayo jalan2 berdua aja.. pasti lebih romantis.. hihi..
___
kalo berdua kek hanimun ya mba hihihihi
kalo pergi rombongan emang bisa jadi miskom ya…. enakan emang perginya gak terlalu rame2.. hehehe
foto2nya bagus2 lho rin…
___
enaknya pergi rame2 kalo pas sewa mobil aj ya mas, share-nya jadi sedikit hihihi.
Tengkyu mas, cuma pake lensa fix jadi ga bisa motret landscape, pdhl oke2 bgt
Iya nih foto2nya bagus teh orin, akhir2 ini sering blogwalking baca cerita liburan dan jalan2 temen2 mulu…kynya aku jd mau juga inih *ambil celengan buat nabung*
kemana kek gitu ya yg banyak temen2 bloggernya biar bs kopdar sekalian huahahahaha
___
Ayo Daaaang, jalan2. Mau ke Bekasi? biar sekalian kopdar kita. etapi di sini mah ga ada apa2 ya hihihihi
ada kereta api harina semarang-badnung rin malam. ada kelas bisnis ada kelas executive nanti turunnya dicikampek. lebih murah juga tarifnya. biasanya sih gak terlalu penuh penumpangnya
___
Waktu Orin di sana nge-whatsapp Teh Lidya ga bisa mulu @_@
itu anak kecil lucuuuuuuuuuuuuuuu ……
foto2nya cakep2 bener, apalagi foto si akang matahari yang di stasiun toentang, pacar ketinggalan kereta ya .. hehehe
___
pdhl si kereta yg di ujung itu lg diem aja bu, rusak keknya hihihihi
xixixii waaa fto nya jernih banget teh ..
yang anak kecil itu iya lucu banget hahahaha kaya boboho
___
Iyaa…dia emang lucu bgt, udh gitu narsis, jadi pas kita bilang “difoto ya Dek”, dia lgsg senyum gitu tuh ampe matanya ilang hihihihihi
Critanya nih sedang keliling-keliling di Jawa ya Mbak..
Lihat Kota Semarang jadi ingat kawasan Ampel dan jalan Gula Surabaya, bangunannya sudah bocel-bocel gak mulus lagi, tapi semakin banyak bocelnya kesan ‘tua’ nya makin terasa ya mbak..
___
Ngga kok mba Yun, cuma ke Semarang-Ambarawa-Yogya doang, itupun sebentar2 aja hehe
hihi.. penampakan si akang matahari ternyata mirip mirip Orin ya.. bener bener cocok *OOT*salahfokus —- kaboooorrr —-
___
Eh? baru liat si AM Teh? pdhl dia sering bgt da dipajang di sini hihihihi
jadi pengeeeeen banget jalan-jalan RIiiiin… T.T
___
Ntar kalo Aaqil udh gedean dikit jalan2 bertiga Bul pasti seru Dan
keren!!!semarang memang menyuguhkan banyak peninggalan sejarah. semakin cinta saya pada negeri ini
___
Iyaa…ga akan habis dijelajahi deh ya nusantara tercintah ini
huaaa udah lama ga liburan, jadi ngiri
___
ayo liburaaaan, biar tetap fresh^^
KEREEENN BANGET Teh Orin.. *Mupeeeng..
lumayan bisa jadi referensi kalo tar liburan,, nuhun ya teh
___
hehehe…alhamdulillah atuh kalo bisa jd referensi mah Van
semarang emang asoy kok buat jalan jalan
cuma satu yang belum keturutan juga
naik sepur klutuk di ambarawa…
seru euy liburannya….jadi mupeng…idem rin, saya juga ke yogya terakhir kelas 3 smp acara dari sekolah hihihi
Liburannya tetep seru kan Rin… jd lebih banyak tempat yg dikunjungi meski gak sampai puas.. tapi ntar2 lagi masih bisa berdua…semoga liburan mendatang lebih sukses… eh, aku yg deket malah blom pernah ke museum KA ambarawa itu.. *maluuu*
bisa gitu Rin naik keretanya tawar2an? he..he…
ini yang rutenya sampe stasiun Jambu itu bukan ? terus lokonya pindah ke belakang ngedorong gerbong untuk nanjak
Liat foto2nya jd pengen jln2 deh, sayang msh punya gembolan hehehe
Btw aku suka foto yang dirimu mejeng d pintu2 itu rin
___
Eh? yg mejeng di pintu2? itu bukan aku Yeeeee…. entah taun kapan aku sekurus itu mah qiqiqiqi
Woww… liburannya seruuu… !!
Main ke Jogya lagi dunk… nerusin wisata kuliner…
- Selamat weekend… Salam dari Jogya -
Selamat pagi sahabat,Semoga kesehatan,kesejahteraan dan kebahagiaan senantiasa tercurahkan untuk anda sekeluarga.Semoga hari ini lebih baik dari kemarin. Amiiin
Saya sampaikan kabar gembira bahwa anda termasuk salah satu pemenang dalam Giveaway Misteri di Balik Layar.
Silahkan menyimak pengumumannya di BlogCamp.
Selamat dan sukses selalu.
Salam hangat dari Surabaya
Kalau mau menelusuri lebih dalam lagi, Jawa Tengah punya banyak tempat yang layak dikunjungi, selain yg sudah terkenal seperti Borobudur, Prambanan, Jogja dll…
Di sekitar Semarang saja ada banyak. Salah satunya di perbukitan Semarang-Kendal-Pekalongan.
Ada kebun teh juga.
Juga sekitar Wonosobo
untung nulis set-an nya pake strip, kalau nggak ya kaaacaru!
btw, liburan sebete apa pun akan tetap dikenang sebagai liburan yang menyenangkan, percaya deh. alhamdulillah sosok itu sudah mencicipi jogja dengan bersepeda jadi terpuaskaaan! ^_^
Lain kali, kalau ke Jogja, jangan lupa hubungi orang Jogja, biar dapat guide gratisan sekaligus bisa kopdar dengannya, sehingga tidak manyum sepanjang hari cuma di Malioboro dowank..
Jalan jalan nya seru rin..
Potonya juga keren keren…
Tapi kenapa atuh berani beranian bepergian tanpa booking2 hotel dulu..
Kepisah2 gitu asa teu pararuguh..
Jangan diulangi lagi yah rin..*ini kenapa jadi galak*..hihihi..
Wow … foto fotonya keren, jadi pengen ke sana juga nih
Koq solo cuma dilewati to mbak… kan bisa mampir ke tempatku.
Hahaha initoh terusannya, pantes gak ngabar2i
ternyata oh ternyata
Mungkin krn banyak orang jadi harus membicarakan banyak hal ya Teh
Kalo dari Ambarawa trus nginep di Bandungan bisa juga lo. Paginya bs jalan2 di Bandungan dlu. trus siangnya brgkt ke prambanan nonton ramayana, malam bs nginep jogja, minggu pagi masih bs jeng2 di Jogja, mudah2an lain kali lebih oke liburannya Teh, ini kan improvisasi yak
btw, si ayu serius pisan ngliat petanya
Meski gak jadi ke karimun Jawa…tp sepertinya tetep seru kok.. Foto2 nya bagus2 euy… pake kamera apa nih *halah nanyanya itu mulu
), tapi cuma pake lensa fix, makanya ga bisa wide huhuhu.
___
mihihihi…liburan kali ini kameranya pake Nikon D90 Bun (kamera kecilnya rusak semua kebanjiran
Oriiinnn, punten pisan aya tamu agung ti ibukota Orin, AM, neng Iqoh dkk ke USA, tukang kebun tidak tahu dantidak menyambut. Semoga kunjungan singkat meski diluar rencana Karimun ini tetap berkesan. Salam
___
Duh…gpp bu Prih, maafkan Orin blm bisa bersilaturahim…
Ntar kalau jalan2 ke Sum-Bar, st ikut ya, mba Orin… hehehehehe… :p
Weits, jadi Orin nggak ke Prambanan karena harus balik dulu ke hotel dan nge-pak perlengkapan?
Ah, ah, tenang Rin, bulan madu ke sekian dengan Akang Matahari masih bisa dilaksanakan lain waktu, jadi nggak gurung gusuh teu pararuguh kayak kalo kita pergi berombongan…
Eh, jangan-jangan sekarang malah lagi liburan nih!